Home / Uncategorized / Lima perwira TNI AD Tolak Kenaikan Pangkat

Lima perwira TNI AD Tolak Kenaikan Pangkat

Lima perwira TNI AD Tolak Kenaikan Pangkat – Lima perwira TNI AD yang memimpin operasi paduan pembebasan sandera di Tembagapura, Timika, Papua, menampik kenaikan pangkat mengagumkan. TNI AD angkat topi pada ke-5 prajuritnya itu.

” TNI AD mengapresiasi sikap serta ketentuan lima perwira itu. Mereka tentu susah untuk memutuskan menampik kenaikan pangkat itu, ” tutur Kadispen TNI AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh dalam pembicaraan, Senin (20/11/2017).

Menurut dia, kenaikan pangkat mengagumkan adalah prestasi untuk prajurit. Untuk tiap-tiap personel TNI, kata Denny, kenaikan pangkat mengagumkan itu adalah satu kebanggaan.

” Tapi sikap mereka jadi contoh untuk prajurit yang beda, bahkan juga mungkin saja untuk orang-orang Indonesia, kalau mereka melakukan pekerjaan dengan begitu baik, tanpa ada pamrih, ” ucapnya.

Lima perwira itu menampik kenaikan pangkat karna terasa apa yang dikerjakannya telah adalah pekerjaan mereka jadi prajurit. Ada 62 orang dari unit paduan yang memperoleh kenaikan pangkat mengagumkan atas upayanya membebaskan warga yang disandera grup kriminil bersenjata (KKB) di Papua.

” Mereka tunjukkan sikap keperwiraan yang mengagumkan. Dengan pribadi saya juga menyimpan hormat dengan mereka. Sebenarnya tidak terlalu berlebih bila mereka memperoleh penghargaan kenaikan pangkat mengagumkan itu, ” sebut Denny.

” Karna kesuksesan mengatur anak buah hingga berhasil membebaskan sandera dalam jumlah sebesar itu serta itu tidak gampang, ” paparnya.

Ke-5 perwira yang memimpin operasi paduan pembebasan sandera itu dinilai Denny telah lakukan kerjanya dengan begitu baik. Terlebih sepanjang sistem pembebasan sandera, tidak ada satu juga korban dari bagian warga maupun pasukan.

” Mereka lakukan dengan baik tidak ada korban di pihak pasukannya serta warga yang disandera. Pada akhirnya mereka pilih sekolah, berarti kenaikan pangkat bukanlah hal paling utama untuk mereka, tapi lebih memprioritaskan penambahan kwalitas diri, ” urai Denny.

” Mereka memprioritaskan penambahan profesionalisme, serta sebenarnya mereka telah tunjukkan sikap yang profesional. TNI AD bangga dengan mereka. Mudah-mudahan mereka juga akan jadi pemimpin yang hebat di masa depan, ” sambung dia.

Pemberian kenaikan pangkat mengagumkan pada pasukan yang ikut serta dalam operasi pembebasan sandera dikerjakan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Papua, Minggu (19/11). Gatot membuka argumen ke-5 perwira itu menampik kenaikan pangkat.

” Beberapa perwira memohon menerangkan kesuksesan adalah punya anak buahnya. Jika kegagalan adalah tanggung jawab beberapa perwira, jadi sepantasnya yang memperoleh kenaikan pangkat cuma anak buahnya jadi 5 perwira tidak terima kenaikan pangkat tapi diberi latihan spesial mendahului rekan-rekannya, ” tutur jenderal Gatot.

Lima perwira TNI AD yang menampik kenaikan pangkat itu adalah :

1. Kapten Inf SSP (Taipur)
2. Lettu Inf AZ (Taipur)
3. Lettu Inf AD (Kopassus)
4. Lettu Inf SPA (Kopassus)
5. Lettu Inf SAF (Yonif RK 751/VJS)

About admin

Agen Sbobet